Selasa, 23 April 2019


Ayah. My hero. My lovely

Ayah bilang beliau nangis pas nikahin uni, "tapi dikit aja biar dak diliat orang", lanjut nya.

Ayyy saya sedih ngeliat nya. Sedih rasanya ninggalin ayah, olah karna itu saya bilang sama beliau "saya nikah nya bakal lama", "kenapa?", "saya dak mau cepat-cepat ninggalin ayah, soal nyaayah bakalan sedih". " Kan saya punya banyak teman, karna belum ada calon kan?".
Maksud ayah, beliau bakal punya banyak teman jika kami nikah. Ahh saya nggak percaya. Dak mungkin ayah dak sedih.
Gimana nggak? Putri nya bakalan jadi milik orang lain.

Rabu, 24 april 2019
My Dad, my love


Kamis, 18 April 2019


DPMK KOJA. besok jam 2 siang pembukaan. acara pembukaan nya kota Jambi.
kalian tahu ggak? agenda ini sudah lama saya tunggu-tunggu. sejak awal  saya diberi amanah untuk membina adik-adik alumni DM1 di pertengahan tahun 2k18 kemaren, dan sekarang sudah bulan april 2k19. lama ya, lama juga.

tapi kemungkinan besok saya ggak bisa ikut, huhu susah jelasin nya.
saya itu mau DPMK, sangat mau. tapi saya ggak lagi sesemangat kemare. ntah kenapa saya semakin hari malah meragukan apakah saya kader KAMMI atau bukan. saya tidak lagi segigih kemaren, kepercayaan diri saya hilang, hari demi hari. bahkan terkadang saya merasa bukan kader KAMMI, ah tepat nya karna ggak nyaman lagi berada di sana. ya gimana nggak? toh saya bukan anak KAMMI lgi. AHH kecewa kadang, tapi ntah mau kecewa karna apa, saya ggak tahu. saya kecewa sama mereka? ggak juga, ggak semua mereka menyebalka.
ya, mestinya kalian tahu kalau saya masih merasa kader KAMMI, meskipun dipertanyakan kebenaran nya. ah terkadang dak semangat lagi rasa nya, dak lagi bisa berkorban dan berjuang leluasa untuk nya, padahal kalian tahu? saya sangat rindu masa itu, saat kami di ikrar di DM2 tahun 2k17 yang lalu. diikrar untuk siap mengabdikan diri untuk KAMMI, untuk masadepan Islam tentunya. saat itu, meskipun amanah saya dikampus itu di LDF, dan bukan di komisariat. tapi tak pernah sekalipun saya merasa "bukan anakn KAMMI" dan tentunya saya punya cita-cita besar di KAMMI. saya punya cita-cita danmimpi-mimpi disana. tapi itu dulu, sebelum hari dimana saya dikeluarkan dari keanggotaan dengan alasan masuk partai politik.

ahh sedih rasanya kalau ane ingat itu, awalnya sih biasa-biasa aja, nganggap itu hanya sekedar formalitas di atas kertas sebagai bukti bahwa KAMMI itu indevenden. malahan saya masih mengikuti Agenda Training For Trainer yang diadain sama PD KOJA. waktu itu, karna saya nganggap mereka perccaya sama saya dan tidak meragukan kontribusi yang akan saya berikan untuk KAMMI. ahh suatu hari, saya membalas pesa di salah satu grup KAMMI se kota Jambi. tapi tiba-tiba saya dikeluarkan. awalnya mah saya anggap itu hanya karna jawaban saya yang kurang tepat. tapi ternyata bukan karna itu, ternyata karna "saya bukan lagi anak KAMMI". Dan saya ingat lagi, ternyata beberapa minggu sebelum nya saya juga sudah dibilang mau dikeluarin dari grup AB 2, tapi karna saya minta ke ketua KAMWIL Jambi untuk dimasukin lagui ke grup dan kata nya ggak masalah kalau saya masuk. pasti kalian tahu, saat itu aya ngerasa kalau mereka nggak ada berfikir negatif tentang saya, ya jujur saja saya ngerasa kayak gitu. tapi kembali lagi cerita yang tadi, eh ternyata saya memang tidak lagi dianggap sebagai kader KAMMI. sediih sih, sedih saat saya sadar ternyata saya sedang nangi. hehe lucu aja sih, saya nangis saat itu, seolah saya dibuang dari rumah sendiri. mungkin agak berlebihan kalau saya bilang itu rumah, tapi dulu pas mereka masih masa perekrutan dan mempertahankan kami, mereka bilang itu rumah kami. begitu juga dengan saya, saya jatuh cinta dengan nya, saya merasa itu rumah saya, rumah yang harus saya jaga dan saya rawat. ahh sedih aja, seolah serasa dibuang, bukan dibuang tapi seolah ditendang. apa kesalahan besarku? kenapa segitunya ? mereka ggak nganggap saya kader? atau memang saya tidak mencerminkan jati diri seorang kader? saya nangis lagi.

haha lucu, tiba-tiba percaya diri saya seolah terkikis, seiring berjalan nya waktu, saya juga ggak lagi seperti dulu, ggak lagi bisa berbicara lantang kalau saya kader KAMMI, kepercayaan diri itu seolah terkikis, hari-demi hari, dan akhirr nya menipis, semakin tipis.
itu berpengaruh, sangat berpengaruh, rasanya seolah hilang arah, saya ggak lagi semangat seperti biasa, begitu juga kehidupan di kampus, saya kini seperti bayangan, bayangan yang hanya ada disaat ada nya cahaya satu arah. saya tidak lagi sesemangat dulu, aaaaahh mereka jahat! mereka jahat banget. pengen lari dari mereka, pengen keluar dari jama'ah. tapi tidak ternyata saya disana bukan karna mereka, tapi karna Dia yang sudah mengatur jalan cerita ini.

mungkin besok saya ggak bakalan datang di DPMK. kenapa? niat saya berobah, belum saya temukan lagi "niat karena Allah" jadi saya takut jikalau seandai nya saya datang pun, saya mah tetap bukan anak KAMMMI.


Senin, 08 April 2019

HIMATIKA ya?
Oke okeee
Mencintai nya gak mudah, ribet banget. Sudah hampir tiga tahun ada di dalam nya. Tapi belum pernah rasa itu muncul dan bertahan.
Pernah sesekali tertarik dan menerimanya. Tapi kemudian hilang dan mengabaikan nya lagi, lagi, lagi.

Eeeh berubah? Semoga, semoga bisa.

Mm nggak juga, kenapa harus berobah?
Atau kenapa gak pernah bisa berobah  ya?
Ah emang nya kenapa harus berobah?

"masih berharap dengan yang lain"

Ya benar, belum bisa mengakui keberadaan nya, mengakuinya sebagai tempat pulang. Ah, karna saya belum punya keinginan untuk jadi matematikawan. Saya punya mimpi lain

Saya terlihat aneh ya?

Jumat, 05 April 2019

            Galang dana untuk banjir bandang
                     di Irian jaya, maret 2019

Hari itu, di sana ada "dia".
Dia yang keelokan wajah nya ku kagumi begitu rupa,
Sungguh indah ciptaan Nya,
begitu agung yang menciptakan nya.

Tutur katanya  lembut,
seolah menunjukkan kedewasaan pola pikir nya.
Di wajah nya terpancar aura keindahan, kegagahan,  dan keramahan yang seolah menunjukkan bahwa ia seorang yang penyayang.

Dia, wajah nya begitu indah.
Ku kagumi begitu rupa

Masyaallah,, ku kagumi indah nya begitu rupa, terus kuulangi "sungguh indah ciptaan Nya"

Tapi tatkala ku arahkan pandanganku pada nya,
Muncul rasa itu, rasa takut untuk menatap nya,
Aku takut jatuh cinta pada nya,
pada wajah nya yang hanya sekedar ciptaan biasa bagi penciptanya.

Tapi begitulah seorang hamba,
Yaa begitulah seorang hamba.
Kemudian ku tersadarkan dengan  banyak nya peluang yang akan menjauhkan ku dari penciptanya.

Masyaallah begitu agung penciptanya,
Begitu indah ciptaan Nya.

Tapi sungguh takut, takut jikalau aku jatuh cinta pada nya.
Takut terjebak dengan ketidak abadian.

Kamis, 04 April 2019

Bidadari KaMu
MUSKOM 2017
Malam itu, di Yayasan Pinang Merah, 

        Tangis mereka sedikit mereda, ia juga tak lagi separah kemaren. Sudah bisa ditinggal tanpa pengawasan yang ekstra, ia juga berkata "pergilah, insyaallah saya bisa disini".
Baca bismillah, mereka tancap gas. Kisaran jam 8 malam, mereka  berangkat dengan kendraan bermotor dari rumah sakit Kambang Kota Jambi ke Yayasan pinang merah, simpang rimbo.
         Tiba di persimpangan jalan, mereka berhenti dan bagi-bagi jaket. Ya begitulah mereka, karna sebelum nya dua orang telah pulang ke rumah untuk menjemput jaket sebanyak jumlah mereka. Sekitar lima menit kemudian caw kembali. 
        Udara malam mengibas-ngibas kuduk, antara dingin dan sejuk bercampur seolah menggambarkan suasana mencekam di pinggiran hutan yang sedang mereka lewati. Tapi itu tak sedikitpun mereka hiraukan, karna di depan, jauh di tengah hutan, di yayasan sudah ada beberapa orang yang menunggu kedatangan mereka.
       
BK
Bidadari KaMu

           Mereka punya cerita, Ada sejak tanggal 12 mei 2017 silam. Seperti Cinta dan Benci banyak cerita, banyak suka dan banyak duka nya. 
          Dan sekilas tentang mereka, Bidadari KaMu mempunyai 12 personil akhwat, mereka dari Universitas yang sama, dan berawal dari kelompok Halaqoh yang sama. Adelwis nama nya. Dulu itu seperti MKhos, satu bentuk pembinaan yg ada di perjenjangan kaderisasi KAMMI komisariat sultan  thaha.
         Awal nya sebutan itu diperuuntukkan bagi seluruh akhwat KAMMI Muda, mereka yang DM 1 pada tahun 2016 dari Komisariat Sultan Thaha, Jambi. Waktu berselang hingga akhirnya KAMMI Muda yang bertahan dan mengikuti perjenjangan Daurah Marhalah 2 hanya ada  12 personil akhwat dan 3 ikhwan. 
Bertepatan ditanggal itulah resmi ada yang nama nya Bidadari KaMu, belajar mencinta.

        Kak Kom, kak Sit, kak Nad U, Maco, Soson, Icik , lehak, Zi, dedek , Umik, meong, dan mi. Mereka punya kepribadian yang berbeda-beda, prinsip hidup yang berbeda-beda dan pola hidup  yang berbeda. Tapi ada satu hal yang tidak bisa dipisahkan dari mereka dan itu sudah menjadi ciri khas mereka, "mereka sama-sama keras" meski dengan tupoksi yang berbeda. Ah, itu kekurangan mereka.
       Tapi tahukah kalian? Jangan tanyakan tentang Solidaritas mereka karna tidak akan saya jawab disini. Yang jelas meski sering ada pertengkaran diantara mereka, marah-marahan disaat iman pada turun, ngambek disaat semua pada kecapaian, masa bodoh ketika semua pada disibukkan dengan amanah yang berbeda. Kadang keegoisan yang kurang memahami satu-sama lain.
diantara kegaduhan dan kegalutan itu,  satu atau dua personil bakal ada yang sadar akan kondisi saat itu dan tugas nya lah untuk mengingatkan yang lain. Dia bukan orang yang sama, ada saat-saat tertentu ia ikut dikegaduhan dan disaat tertentu ia yang menjadi penengan dan pelerai yang lain. mereka akan sama-sama menangis disaat tertentu. ah BK nama nya
Cinta dan Rindu dari mereka. Belajar mengenal Ukhuwah, dengan niatan membangun menara cahaya di syurga. mereka seperti satu tubuh, kata nya.
😂😁😎😏😙

Paparkan cerita mereka satu-persatu. Ceritakan lah pada regenerasi mu, dan esok ceritakan itu pada cucu mu. Nanti, besok, lusa
Salam dari mereka,

#AksiKuat
#IbadahTaat
#PrestasiHebat
Itu prinsip hidup yg ingin mereka wujutkan

#Jayakan Indonesia 2045
itulah tujuan awal mereka ada






Rabu, 03 April 2019

Ini mah Foto kemaren sore.

Hari ini saya berencana bolos kuliah. Saya bingung, saya belum punya tujuan yang jelas ngambil mata kuliah yg ini. Hanya karna matakuliah nya wajib makanya saya ambil.
Ah saya mau ngelakuin hal lain. Saya malas masuk kuliah, karna jikalaupun masuk, itu hanya akan buang-buang waktu saja, saya belum ada niatan untuk memahami isi mata kuliah nya.

Mmmm bukan untuk ditiru.

Oke, mari list materi-materi yang harus kamu pahami nad!
Oke oke
- Analisis Real : bilangan real, teorema-teorema, pembuktian, latihan soal 🙂

Mulai dari awal. Pahami konsep hidup mu!
Lanjut..

🇯🇵 goes to Japan 😂
Kemaren mereka nanya, "kenapa kaka dak pernah datang kesini lagi?
Padahal kami pengen les matematika lagi. Datang lah kak, kami pengen kayak dulu lagi, tiap minggu" kata nya.

Anak-anak Pulau pandan

Seperti pulang ke rumah. Lah kok pulang ke rumah? Ya, karna saya punya adik2 seumuran mereka. Dan saya rindu

Eeleeh
Ini seperti pemetaan tujuan 

Baiklah, saat nya ngelist target
Siapa kamu?
Saya Nadia, panggil aja saya "Nad"
  1. Skripsi, caranya? Oke, buat list baru apa saja yang kamu butuhkan untuk membuat skripsi mu. Hee nad, kamu buat ini karna kamu belum punya tujuan yg jelas mau ngapain di program studi yg kamu ambil. Oke, saat nya bekerja:
  •  Pahami apa saja dan bagaimana untuk metodologi penelitian Matematikamu! Pahami nad!
  • Pahami Persamaan Differensial Biasa berupa persamaan linier dan non linier. Juga Persaman Differensial Parsial.
  • Cari bahan skipsi. Perbanyak literasi kesehatan darah dan botani. Karna kamu senang dengan hal yang begituan kan nad?
  • Tata cara penulisan. Pahami lagi aturan penulisan tugas akhir yg berlaku di Fakultas mu.
  • Udah kerjain itu aja dulu.
2. Bisnis yang menghasilkan uang, belum dapat ide
3. Konsep untuk pemetaan adik mu, yuliatri.
Ini dipikirin dulu Nad! Buat konsep sebaik-baik nya.
4. Perbanyak literasi tentang kader, kaderisasi dan Dakwah tentunya. Luangkan waktu untuk berorganisasi, jangan lupakan tujuan akhirat mu. FOKUS!, tapi harus tertata dengan baik.

Nanti disambung lagi, kalau udah mulai jalan.
Oke Nad, siap-siap Berangkat kuliah 🤗

Dunia nyata